Wednesday, July 31, 2019

Tugas 1 Etika Bisnis


Kelompok 1: Memahami Konsep Dasar Etika Dan Moral Pada Berbagai Profesi
Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan
buruknya prilaku manusia :
1.               ETIKA DESKRIPTIF, yang memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil
keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
2.        ETIKA NORMATIF, yang memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan  kerangka tindakan yang akan diputuskan.

moral adalah merupakan pengetahuan atau wawasan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab. Moral juga berarti ajaran yang baik, buruknya perbuatan dan kelakuan. Moralisasi yaitu uraian (pandangan dan ajaran) tentang perbuatan serta kelakuan yang baik. Demoralisasi, yaitu kerusakan moral.

Prinsip-prinsip Etika Profesi :

-          Tanggung jawab
-          Keadilan
-          Otonomi

Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalampergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berartinorma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia.

Kelompok 2: Gambaran Umum Profesi Bisnis Pada Tanggung Jawab Moral, Sosial Bisnis Dan Lingkungan


Gambaran umum profesi, pelaku bisnis dan tanggung jawab moral dan sosial bisnis mempunyai keterkaitan antara satu sama lain. Seseorang bisa dikatakan profesional dalam profesinya apabila orang tersebut dalam menjalankan suatu bisnis tidak hanya mementingkan kepentingan pribadi organisasi tersebut, melainkan mementingkan kesejahteraan lingkungan sekitar (masyarakat) perusahaan tersebut.

Etika (Yunani kuno :”ethikos”. yaitu “timbul dari kebiasaan” ) adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabag utama filsafat yang memepelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi yang  mengenai standard dan penilain moral.

Tanggung jawab perusahaan adalah tindakan dan kebijakan perusahaan dalam berinteraksi yang didasarkan pada etika. secara umum etika dipahami sebagai aturan tentang prinsip dan nilai moral yang mengarahkan perilaku sesorang atau kelompok masyarakat mengenai baik atau buruk dalam pengambilan keputusan.
Terdapat 3 pendekatan dalam pembentukan tanggung jawab social:
·       pendekatan moral yaitu tindakan yang didasrkanpada prinsip kesatuan
·  pendekatan kepentingan bersama yaitu bahwa kebijakanmoral harus didasarkan pada standar kebersamaan, kewajaran dan kebebasan yang bertanggung jawab
·    kebijakan bermanfaat adalah tanggup jawab social yang didasarkan pada nilai apa yang dilakukan perusahaan menghasilakn manfaat besar bagi pihak berkepentuingan secara adil.

Kelompok 3: Memahami Pentingnya Penerapan Etika Ke Dalam Bisnis Dengan Pendekatan Model Etika Dalam Bisnis Dan Manajerial
            
Moral berasal dari kata ‘mos’ dalam bahasa latin, yang bentuknya jamaknya ‘mores’ yang artinya adalah tata cara atau adat istiadat. Kamus besar bahasa indonesia (1989;592) ‘ moral diartikan sebagai akhlak, budi pekerti, atau asusila. Sehingga moralitas dapat dipahami sebagai pedoman yang memiliki individu atau kelompok mengenai apa itu benar dan salah, atau baik dan jahat

Etika merupakan penelaahan standar moral, proses standar moral orang atau masyarakat untuk menentukan apakah standar tersebut masuk akal atau tidak untuk diterapkan dalam situasi dan permasalahan kokrit. Tujuan akhir standar moral adalah mengembangkan bangunan standar moral yang kita rasa masuk akal untuk dianut.
Unsur-Unsur Etika
-          Nilai
-          Hak dan kewajiban
-          Peraturan moral
-          Hubungan manusia
   
    Kelompok 4: Norma dan Etika dalam Pemasaran, Produksi, Manajemen Sumber Daya Manusia
    dan Finansial
   
   Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tata cara hidup yang baik, aturan hidup yang baik dan segal kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yang lain.

    
    Etika iklan berguna untuk membuat konsumen tertarik, iklan harus dibuat menarik bahkan kadang dramatis. Tapi iklan tidak diterima oleh target tertentu (langsung). Iklan dikomunikasikan kepada khalayak luas (melalui media massa komunikasi iklan akan diterima oleh semua orang: semua usia, golongan, suku, dsb). Sehingga iklan harus memiliki etika, baik moral maupun bisnis.
  
    Salah satu strategi promosi yang dilakukan oleh pemasar adalah dengan personal selling atau penjualan personal. Daya tarik seorang wanita sebagai sales girls sering dimanfaatkan secara berlebihan oleh seorang marketer, sehingga seringkali profesi sales girls dipesepsikan negatif oleh sebagian masyarakat. Sebaliknya, perusahaan yang profesional sangat menjaga kesopanan dan etika penampilan dari para sales girls-nya, karena mereka menganggap sales girls adalah perpanjangan tangan dari perusahaan dan ujung tombak perusahaan sehingga citra positif harus selalu dijaga oleh para salesgirls atau salesman.

    Kelompok 5: Kesadaran Moral, Pro&Kontra Dalam Etika Bisnis Melalui Pendekatan Jenis -Jenis Pasar
      
      Kesadaran Moral

    Kesadaran  moral merupakan kesadaran tentang suatu kenyataan yang tidak tergantung pada siapa yang menyatakan, tetapi pada ada tidaknya kenyataan. Oleh karna itu, kesadaran moral bersifat rasional, obyektif, dan mutlak.

      Sasaran dan Ruang Lingkup Etika Bisnis
    Pengertian etika berbisnis sendiri yaitu seni dan disiplin dalam menerapkan prinsip-prinsip etika    untuk mengkaji dan memecahkan masalah-masalah moral yang kompleks. Etika bisnis sebagai etika profesi membahas berbagai prinsip, kondisi, dan masalah yang terkait dengan praktek bisnis yang baik dan etis. Dengan kata lain, etika bisnis pertama-tama bertujuan untuk menghimbau para pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis secara baik dan etis.

      Kelompok 6: Utilitarianisme
     Utilitarianisme sebagai teori sistematis pertama kali dipaparkan oleh Jeremy Bentham dan muridnya, John Stuart Mill. Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan.

      Kelompok 7: Mampu Menggunakan Pengetahuan Untuk Mengindentifikasi Dan  Memecahkan Berbagai Persoalan Etika Yang Terjadi Dalam Lingkungan Eksternal Bisnis ( Budaya Organiasasi, Hubungan Budaya Dan Etika, Kendala Dalam Mewujudkan Kinerja Bisnis Etis )

     Budaya organisasi melingkupi seluruh pola perilaku anggota organisasi dan menjadi pegangan bagi setiap individu dalam berinteraksi, baik di dalam ruang lingkup internal maupun ketika berinteraksi dengan lingkungan eksternal.

      Budaya perusahaan tidak muncul dengan sendirinya di kalangan anggota organisasi, tetapi perlu dibentuk dan dipelajari karena pada dasarnya budaya perusahaan adalah sekumpulan nilai dan pola perilaku yang dipelajari, dimiliki bersama, oleh semua anggota organisasi dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. 2. Budaya perusahaan sangat penting peranannya dalam mendukung terciptanya suatu organisasi atau perusahaan yang efektif. Secara lebih spesifik, budaya perusahaan dapat berperan dalam menciptakan jati diri, mengembangkan keikutsertaan pribadi dengan perusahaan dan menyajikan pedoman perilaku kerja bagi karyawan.

















No comments:

Post a Comment

silahkan berikan komentar disini