Wednesday, July 31, 2019

Tugas 3 Etika Bisnis

Kelompok 1:  
Jurnal Etika Bisnis Pokok masalah dari etika bisnis pada PT. Unilever dan PT. Wijaya Karya

PT. Unilever  
      
Dampak pencemaran lingkungan yang timbul akibat limbah pabrik PT. Unilever  tanpa adanya 
etika bisnis dalam tanggung jawab sosial :

1.   Dampak Pencemaran air
     Air yang telah tercemar dapat mengakibatkan kerugian terhadap manusia juga ekosistem yang ada         didalam air.

2.  Dampak Pencemaran Udara
     Dengan dibangunnya pabrik di perkotaan asapnya dapat mengakibatkan polusi udara sehingga               menganggu kenyamanan bagi para pemakai jalan. 

3.  Dampak Pencemaran Tanah.
     Tanah yang telah tercemar oleh bahan pencemar seperti senyawa karbonat maka tanah tersebut               akan menjadi asam.

PT. Wijaya Karya
Perseroan memandang perlunya penerapan tata kelola perusahaan yang baik 
(goodcorporate governance/GCG) oleh Perseroan.Untuk memperoleh manfaat dari penerapan GCG
tersebut, Perseroan senantiasa berupaya menerapkan GCG dan mengembangkannya secara konsisten 
dan berkesinambungan. Dengan penerapan GCG secara konsisten dan berkesinambungan yang 
didukung oleh integritas dan komitmen yang tinggi serta peran aktif dari berbagai perangkat dalam 
Perseroan, diharapkan GCG tidak hanya akan menjadi suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh 
Perseroan tetapi menjadi bagian dari budaya Perseroan memandang perlunya penerapan tata kelola 
perusahaan yang baik.

Kelompok 2: 
Etika Bisnis Dalam Periklanan Klinik Tong Fang

Hasil Singkat dari Pembahasan 
Berdasarkan inti uraian pembahasan, yaitu mengenai kasus pelanggaran etika dalam bisnis khususnya dalam hal etika periklanan yang telah dilakukan oleh Klinik
Tong Fang. Bahwa penanyangan iklan tersebut tidak sesuai dengan syarat-syarat Etika Pariwara Indonesia sebagai berikut :

1. Penampilan testimoni pasien yang pernah berobat 

2. Pemberian diskon kepada pasien yang melakukan pengobatan di klinik tersebut Iklan tersebut juga        menyalahi Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan            Publikasi Pelayanan Kesehatan serta Keputusan Menteri Kesehatan Nomor                                              386/Men.Kes/SK/IV/1994 tentang Pedoman Periklanan Obat Tradisional.

Kelompok 3: 
Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas Motor

Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas Motor Pengertian Strategi Pemasaran Menurut Craven dikutip dari Purwanto (2008:151), Strategi pemasaran didefinisikan sebagai analisis strategi pengembangan dan pelaksanaan kegiatan dalam strategi penentuan pasar sasaran bagi produk pada tiap unit bisnis, penetapan tujuan pemasaran, dan pengembangan, pelaksanaan, serta pengelolaan strategi program pemasaran, penentuan posisi pasar yang dirancang untuk memenuhi keinginan konsumen pasar sasaran. 

Kelompok 4: Implementasi Etika Bisnis  PT. Cahaya Sumber Rejeki Di Bandung Tahun 2017

Pedoman Etika Bisnis Perusahaan (selanjutnya disebut sebagai Pedoman) disusun untuk membantu perusahaan, organisasi nirlaba, dan organisasi lainnya dalam menyusun, menerapkan, dan mengella etika bisnis dalam perusahaan dan organisasi tersebut. Penerapan pedoman etika bisnis perusahaan yang efektif dapat menghasilkan, antara lain: (KNKG 2010:8)
1.                   
            Tingkat kepatuhan yang lebih efektif terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2.                Proses manajemen yang lebih efektif akibat meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan internal.
3.                Peningkatan reputasi perusahaan dengan meningkatkan suasana intergritas dalam perusahaan.

hasil penilaian terhadap penerapan pedoman etika bisnis di PT. XYZ. Perusahaan baru mencapai nilai 8.39  83,9%. Bila dilihat dari tabel 4.3, maka PT. XYZ sudah melaksanakan sebagian besar butir-butir etika bisnis dengan baik.

Kelompok 5: 
Analisis Customers Segment, Channels,  Dan Customer Relationship Dalam Pembentukan Value Proposition Di Starbucks Coffe

starbucks coffee Indonesia telah menerapkan value proposition yang sama dengan value proposition yang telah ditentukan oleh starbucks coffee pusat. Isi dari value proposition tersebut adalah serving the best coffee and feels starbucks experience ( dengan memberi pelayanan dan kopi terbaik ), Coffee to be grown under the highest standart of quality beans ( biji kopi tumbuh dan diolah dengan memiliki standart kualitas tinggi nomor 1 di dunia ).

Penelitian ini dilakukan setelah adanya bom sarinah yang lokasinya berdekatan dengan starbucks coffee yang juga menjadi korban dalam kejadian tersebut, sehingga hal ini sangat berpengaruh besar terhadap kebijakan starbucks coffee asia di starbucks coffee Indonesia.

Kelompok 6: 
Pelanggaran Etika Bisnis – Barang Tiruan ( KW )

Kontra: 
Peredaran barang palsu menyebabkan kerugian bagi penjual produk asli, tercatat pada tahun 2014 kerugian yang disebabkan oleh peredaran barang palsu diperkirakan mencapai Rp 65,1 triliun.

Pro:
Akan tetapi dari bisnis barang palsu pun berdampak positif dalam menghidupi banyak orang, walaupun produk yang dijual merupakan produk illegal, banyak orang yang bergantung pada bisnis ini dikarenakan pasar barang palsu sangat banyak sekali peminatnya.

Kelompok 7: Jurnal “Etika Bisnis Dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan”

Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) merupakan kunci keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Keduanya merupakan dua hal yang sama pentingnya dilakukan oleh perusahaan apapun bisnisnya. Kritik atas CSR akan menyebabkan suatu alasan dimana akhirnya bisnis perusahaan dipersalahkan. Contohnya, ada kepercayaan bahwa program CSR seringkali dilakukan sebagai suatu upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat atas masalah etika dari bisnis utama perseroan. Karena itu program CSR yang dijalankan perusahaan harus dijalankan bersamaan dijalankannya Etika Bisnis oleh perusahaan.


No comments:

Post a Comment

silahkan berikan komentar disini