Kelompok
1:
Jurnal Etika Bisnis Pokok masalah dari etika bisnis pada PT. Unilever dan PT. Wijaya Karya
PT. Unilever
Dampak
pencemaran lingkungan yang timbul akibat limbah pabrik PT.
Unilever tanpa adanya
etika bisnis dalam tanggung jawab
sosial :
1. Dampak Pencemaran air
Air
yang telah tercemar dapat mengakibatkan kerugian terhadap manusia juga
ekosistem yang ada didalam air.
2. Dampak Pencemaran Udara
Dengan
dibangunnya pabrik di perkotaan asapnya dapat mengakibatkan polusi udara
sehingga menganggu kenyamanan bagi para pemakai jalan.
3. Dampak Pencemaran Tanah.
Tanah
yang telah tercemar oleh bahan pencemar seperti senyawa karbonat maka tanah
tersebut akan menjadi asam.
PT.
Wijaya Karya
Perseroan memandang perlunya penerapan tata kelola perusahaan
yang baik
(goodcorporate governance/GCG) oleh Perseroan.Untuk memperoleh
manfaat dari penerapan GCG
tersebut, Perseroan senantiasa berupaya menerapkan
GCG dan mengembangkannya secara konsisten
dan berkesinambungan. Dengan
penerapan GCG secara konsisten dan berkesinambungan yang
didukung oleh
integritas dan komitmen yang tinggi serta peran aktif dari berbagai perangkat
dalam
Perseroan, diharapkan GCG tidak hanya akan menjadi suatu kewajiban yang
harus dilaksanakan oleh
Perseroan tetapi menjadi bagian dari budaya Perseroan
memandang perlunya penerapan tata kelola
perusahaan yang baik.
Kelompok 2:
Etika Bisnis Dalam Periklanan Klinik Tong Fang
Hasil Singkat dari Pembahasan Berdasarkan inti uraian pembahasan, yaitu mengenai kasus pelanggaran etika dalam bisnis khususnya dalam hal etika periklanan yang telah dilakukan oleh Klinik
Tong Fang. Bahwa penanyangan iklan tersebut
tidak sesuai dengan syarat-syarat Etika Pariwara Indonesia sebagai berikut :
1. Penampilan testimoni pasien yang pernah
berobat
2. Pemberian diskon kepada pasien yang melakukan pengobatan di klinik
tersebut Iklan tersebut juga menyalahi Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor
1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan serta
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 386/Men.Kes/SK/IV/1994 tentang Pedoman
Periklanan Obat Tradisional.
Kelompok 3:
Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan
Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas Motor
Analisis Strategi
Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas
Motor Pengertian
Strategi Pemasaran Menurut Craven dikutip dari Purwanto (2008:151), Strategi
pemasaran didefinisikan sebagai analisis strategi pengembangan dan pelaksanaan
kegiatan dalam strategi penentuan pasar sasaran bagi produk pada tiap unit
bisnis, penetapan tujuan pemasaran, dan pengembangan, pelaksanaan, serta
pengelolaan strategi program pemasaran, penentuan posisi pasar yang dirancang
untuk memenuhi keinginan konsumen pasar sasaran.
Kelompok 4: Implementasi Etika Bisnis PT. Cahaya Sumber Rejeki Di Bandung Tahun
2017
Pedoman
Etika Bisnis Perusahaan (selanjutnya disebut sebagai Pedoman) disusun untuk
membantu perusahaan, organisasi nirlaba, dan organisasi lainnya dalam menyusun,
menerapkan, dan mengella etika bisnis dalam perusahaan dan organisasi tersebut.
Penerapan pedoman etika bisnis perusahaan yang efektif dapat menghasilkan,
antara lain: (KNKG 2010:8)
1.
Tingkat
kepatuhan yang lebih efektif terhadap peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
2. Proses manajemen
yang lebih efektif akibat meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan internal.
3. Peningkatan
reputasi perusahaan dengan meningkatkan suasana intergritas dalam perusahaan.
hasil
penilaian terhadap penerapan pedoman etika bisnis di PT. XYZ. Perusahaan baru
mencapai nilai 8.39
83,9%. Bila dilihat dari tabel 4.3, maka PT.
XYZ sudah melaksanakan sebagian besar butir-butir etika bisnis dengan baik.
Kelompok 5:
Analisis Customers Segment,
Channels, Dan Customer Relationship
Dalam Pembentukan Value Proposition Di Starbucks Coffe
starbucks
coffee Indonesia telah menerapkan value proposition yang sama dengan value
proposition yang telah ditentukan oleh starbucks coffee pusat. Isi dari value
proposition tersebut adalah serving the best coffee and feels starbucks
experience ( dengan memberi pelayanan dan kopi terbaik ), Coffee to be grown
under the highest standart of quality beans ( biji kopi tumbuh dan diolah
dengan memiliki standart kualitas tinggi nomor 1 di dunia ).
Penelitian
ini dilakukan setelah adanya bom sarinah yang lokasinya berdekatan dengan
starbucks coffee yang juga menjadi korban dalam kejadian tersebut, sehingga hal
ini sangat berpengaruh besar terhadap kebijakan starbucks coffee asia di
starbucks coffee Indonesia.
Kelompok 6:
Pelanggaran Etika Bisnis – Barang Tiruan ( KW )
Kontra:
Peredaran barang palsu menyebabkan
kerugian bagi penjual produk asli, tercatat pada tahun 2014 kerugian yang
disebabkan oleh peredaran barang palsu diperkirakan mencapai Rp 65,1 triliun.
Pro:
Akan tetapi dari bisnis barang palsu pun berdampak
positif dalam menghidupi banyak orang, walaupun produk yang dijual merupakan
produk illegal, banyak orang yang bergantung pada bisnis ini dikarenakan pasar
barang palsu sangat banyak sekali peminatnya.
Kelompok 7: Jurnal
“Etika Bisnis Dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan”
Etika
Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) merupakan kunci keberlanjutan
perusahaan dalam jangka panjang. Keduanya merupakan dua hal yang sama
pentingnya dilakukan oleh perusahaan apapun bisnisnya. Kritik atas CSR akan
menyebabkan suatu alasan dimana akhirnya bisnis perusahaan dipersalahkan.
Contohnya, ada kepercayaan bahwa program CSR seringkali dilakukan sebagai suatu
upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat atas masalah etika dari bisnis
utama perseroan. Karena itu program CSR yang dijalankan perusahaan harus
dijalankan bersamaan dijalankannya Etika Bisnis oleh perusahaan.
No comments:
Post a Comment
silahkan berikan komentar disini